Masalah-masalah Yang Dapat Diteliti dan Yang Tidak Dapat Diteliti dalam Penelitian Pendidikan

Journalpapers.org fakta telah membuktikan bahwa penelitian itu membutuhkan data. Oleh karena itu peneliti harus mempelajari masalah yang dapat diteliti secara empiris. Masalah harus melibatkan perhatian yang dapat diatasi melalui penyelidikan ilmiah berbasis bukti. Ini akan melibatkan penyelidikan empiris yang dilakukan melalui pengumpulan dan analisis data.

Penilaian tersebut didasarkan pada implikasi teoritis atau praktis dan dilakukan secara etis. Mereka terhubung ke lapangan secara logis dan berakar pada latar belakang, teori, atau praktik yang ada. Mereka memainkan peran penting dalam proses pendidikan, dan dengan kemampuan dan sumber daya yang diperlukan, peneliti dapat mempelajari masalah dalam kerangka waktu singkat yang tersedia.

Mengevaluasi Masalah

Sebelum masalah penelitian yang diusulkan dapat dianggap tepat, beberapa pertanyaan pencarian harus diajukan. Hanya ketika pertanyaan-pertanyaan ini dijawab dengan afirmatif, masalah tersebut dapat dianggap sebagai masalah yang baik:

  1. Apakah ini jenis masalah yang dapat diselesaikan secara efektif melalui proses penelitian? Dapatkah data yang relevan dikumpulkan untuk menguji teori atau menemukan jawaban atas pertanyaan yang sedang dipertimbangkan?
  2. Apakah masalahnya signifikan? Apakah ada prinsip penting yang terlibat? Apakah solusinya akan membuat perbedaan sejauh menyangkut teori atau praktik pendidikan? Jika tidak, pasti ada masalah yang lebih signifikan yang menunggu untuk diselidiki.
  3. Apakah masalahnya baru? Apakah jawabannya sudah tersedia? Ketidaktahuan akan pelajaran sebelumnya dapat menyebabkan siswa menghabiskan waktu dengan sia-sia pada masalah yang telah diselidiki oleh beberapa pekerja lain. Namun, meskipun kebaruan atau orisinalitas merupakan pertimbangan penting, hanya karena suatu masalah telah diselidiki di masa lalu tidak berarti bahwa masalah itu tidak lagi layak untuk dipelajari ..
  4. Apakah penelitian tentang masalah tersebut layak? Setelah proyek penelitian dievaluasi, masih ada masalah kesesuaian untuk peneliti tertentu.

Siswa harus bertanya: Meskipun masalahnya mungkin bagus, apakah itu masalah yang baik untuk saya? Akankah saya bisa membawanya ke kesimpulan yang sukses? Beberapa pertanyaan yang hendaknya siswa pertimbangkan adalah yang berikut

  1. Apakah saya kompeten untuk merencanakan dan melaksanakan studi jenis ini? Apakah saya cukup tahu tentang bidang ini untuk memahami aspek pentingnya dan menafsirkan temuan saya? Apakah saya cukup terampil untuk mengembangkan, mengelola, dan menafsirkan perangkat dan prosedur pengumpulan data yang diperlukan? Apakah saya memiliki dasar yang kuat dalam pengetahuan yang diperlukan tentang desain penelitian dan prosedur statistik?
  2. Apakah data terkait dapat diakses? Apakah perangkat dan prosedur pengumpulan data yang valid dan dapat diandalkan tersedia? Apakah otoritas sekolah mengizinkan saya untuk menghubungi siswa, melakukan eksperimen yang diperlukan atau melakukan tes yang diperlukan, mewawancarai guru, atau memiliki akses ke catatan kumulatif penting? Apakah saya bisa mendapatkan sponsor yang diperlukan untuk membuka pintu yang jika tidak akan tertutup bagi saya?
  3. Apakah saya akan memiliki sumber keuangan yang diperlukan untuk melanjutkan studi ini? Berapa biaya yang dikeluarkan untuk peralatan pengumpulan data, percetakan, bahan uji, perjalanan, dan bantuan administrasi? Jika proyek itu mahal, bagaimana kemungkinan mendapatkan hibah dari yayasan filantropi atau dari lembaga pemerintah seperti Institut Pendidikan Nasional?
  4. Apakah saya akan memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan proyek? Apakah akan ada waktu untuk menyusun prosedur, memilih perangkat pengumpulan data, mengumpulkan dan menganalisis data, dan menyelesaikan laporan penelitian? Karena sebagian besar program akademik memberlakukan batasan waktu, proyek tertentu yang bermanfaat dari jenis longitudinal dihalangi.
  5. Akankah saya memiliki tekad untuk melanjutkan studi meskipun ada kesulitan dan bahaya sosial yang mungkin terlibat? Akankah saya berhasil ketika data sulit dikumpulkan dan ketika orang lain enggan bekerja sama? Area masalah yang kontroversial seperti multikulturalisme dan pengujian berisiko tinggi mungkin tidak sesuai untuk proyek penelitian yang baru dimulai.

Menggunakan Perpustakaan

Mahasiswa harus benar-benar mengenal perpustakaan universitas, lokasi fasilitas yang bervariasi, dan layanan yang disediakannya. Perpustakaan universitas telah mengkomputerisasi kepemilikan mereka dan telah menempatkan terminal di berbagai lokasi untuk memudahkan menemukan buku dan terbitan berkala. Sebagian besar perpustakaan universitas juga mengizinkan akses ke daftar kepemilikan mereka melalui berbagai terminal dan komputer di seluruh kampus dan dari luar kampus melalui Internet.

Menemukan Sastra Terkait

Siswa sering membuang waktu untuk mencari referensi dengan cara yang tidak sistematis. Pencarian referensi adalah proses yang terus berkembang, karena setiap referensi dapat mengarah ke daftar sumber baru. Peneliti dapat menganggap sumber-sumber ini sebagai dasar:

References

John W. Best, James V. Kahn, Arbind K. Jha. 2016. Research in Education tenth Edition. TENTH EDITION. Published by Pearson India Education Services Pvt. Ltd, CIN: U72200TN2005PTC057128. Formerly known as TutorVista Global Pvt. Ltd, licensee of Pearson Education in South Asia.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Masalah-masalah Yang Dapat Diteliti dan Yang Tidak Dapat Diteliti dalam Penelitian Pendidikan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel