Desain Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed methods Dalam Psikologi Pendidikan dan Sosial

Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methods
Desain Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methods 

-Journalpapers- Desain penelitian merupakan jenis penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan metode campuran yang mengarah secara khusus untuk prosedur dalam desain penelitian. Orang lain menyebutnya sebagai strategi penelitian (Denzin & Lincoln, 2011). Desain yang tersedia bagi peneliti telah berkembang selama bertahun-tahun karena teknologi komputer telah memajukan analisis data dan kemampuan untuk menganalisis model yang kompleks.

Strategi penelitian yang berhubungan dengan penelitian kuantitatif adalah yang menggunakan paradigma penelitian post-positivistme dari psikologi. Ini termasuk eksperimen sejati dan eksperimen kurang ketat yang disebut eksperimen semu. Sebuah desain eksperimental tambahan diterapkan dengan analisis perilaku atau eksperimen subjek tunggal di mana percobaan eksperimental, diberikan dari waktu ke waktu untuk satu individu atau sejumlah kecil individu (Cooper, Heron, & Heward, 2007; Neuman <& McCormick, 1995).

Salah satu jenis penelitian kuantitatif non-eksperimental adalah penelitian komparatif-kausal di mana peneliti membandingkan dua atau lebih kelompok dalam kaitannya dengan penyebab (atau variabel bebas) yang telah terjadi. Bentuk penelitian non-eksperimental lainnya adalah desain korelasional di mana peneliti menggunakan statistik korelasional untuk mendeskripsikan dan mengukur derajat atau hubungan (atau hubungan) antara dua atau lebih variabel atau kumpulan skor (Creswell, 2012).

Desain ini telah diuraikan menjadi hubungan yang lebih kompleks antara variabel yang ditemukan dalam teknik pemodelan persamaan struktural, pemodelan linier hierarkis, dan regresi logistik. Baru-baru ini, strategi kuantitatif telah melibatkan eksperimen kompleks dengan banyak variabel dan perlakuan (misalnya, desain factorial.

Desain Penelitian Alternatif (Creswel. 2014)

Quantitative

Qualitative

Mixed Methods

1.       Desain eksperimental

2.       Desain noneksperimental, seperti survei

1.    Penelitian naratif Fenomenologi

2.    Teori beralas

3.    Etnografi

4.    Studi kasus

1.       Convergence

2.       Urutan penjelasan

3.       Eksplorasi berurutan

4.       Transformatif, tertanam, atau multifase

 

Ada beberapa macam penelitian dibawah ini:

  1. Riset survei memberikan deskripsi kuantitatif atau numerik tentang tren, sikap, atau opini suatu populasi dengan mempelajari sampel dari populasi tersebut. Ini termasuk studi cross-sectional dan longitudinal menggunakan kuesioner atau wawancara terstruktur untuk pengumpulan data-dengan maksud untuk menggeneralisasi dari sampel ke populasi (Fowler, 2008).
  2. Penelitian eksperimental berusaha untuk menentukan apakah pengobatan tertentu mempengaruhi hasil. Peneliti menilai hal ini dengan memberikan perlakuan khusus kepada satu kelompok dan menahannya dari kelompok lain dan kemudian menentukan bagaimana kedua kelompok menilai suatu hasil. Eksperimen meliputi eksperimen yang benar, dengan penugasan acak subjek ke kondisi perlakuan, dan eksperimen semu yang menggunakan penugasan yang tidak acak (Keppel, 1991). Termasuk dalam eksperimen semu adalah desain subjek tunggal.
  3. Penelitian fenomenologi adalah suatu rancangan inkuiri yang bersumber dari filsafat dan psikologi dimana peneliti mendeskripsikan pengalaman hidup individu tentang suatu fenomena seperti yang dijelaskan oleh subyek penelitian. Teori beralas adalah desain penyelidikan dari sosiologi di mana peneliti memperoleh teori umum dan abstrak dari suatu proses, tindakan, atau interaksi yang didasarkan pada pandangan peserta.
  4. Etnografi adalah desain penyelidikan yang berasal dari antropologi dan sosiologi di mana peneliti mempelajari pola bersama dari perilaku, bahasa, dan tindakan dari kelompok budaya yang utuh dalam pengaturan alami selama periode waktu yang lama. Pengumpulan data sering melibatkan observasi dan wawancara.
  5. Studi kasus adalah desain inkuiri yang ditemukan di banyak bidang, terutama evaluasi, di mana peneliti mengembangkan analisis mendalam dari sebuah kasus, seringkali berupa program, peristiwa, aktivitas, proses, atau satu atau lebih individu.

Seringkali terjadi pembedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian yang dibingkai dalam istilah menggunakan kata-kata (kualitatif) daripada dengan cara nomor-nomor (kuantitatif), atau menggunakan pertanyaan tertutup (hipotesis kuantitatif) daripada pertanyaan terbuka (pertanyaan wawancara kualitatif). Cara yang lebih lengkap untuk melihat gradasi perbedaan di antara mereka adalah dalam asumsi filosofis dasar yang dibawa peneliti ke studi, jenis strategi penelitian yang digunakan dalam penelitian (misalnya, percobaan kuantitatif atau studi kasus kualitatif), dan metode spesifik digunakan dalam melakukan strategi ini (misalnya, mengumpulkan data secara kuantitatif pada instrumen versus mengumpulkan data kualitatif melalui pengamatan pengaturan). maka oleh karena itu Creswel (201) mendefinisikan jenis-jenis penelitian berikut ini:

Penelitian kualitatif

Penelitian kualitatif adalah pendekatan untuk mengeksplorasi dan memahami makna individu atau kelompok yang dianggap sebagai masalah sosial atau manusia. Proses penelitian melibatkan pertanyaan dan prosedur yang muncul, data biasanya dikumpulkan dalam pengaturan peserta, analisis data secara induktif membangun dari hal-hal khusus ke tema umum, dan peneliti membuat interpretasi dari makna data. Laporan tertulis akhir memiliki struktur yang fleksibel.

Penelitian kuantitatif

Penelitian kuantitatif merupakan pendekatan yang bertujuan untuk menguji teori secara objektif dengan melihat hubungan antar variabel penelitian. Yang pada tahapannya variabel tersebut dapat di ukur, biasanya dengan menggunakan instrumen penelitian. Sehingga data-data tersebut dapat di analisis dengan mengunakan statistik, yang memiliki seperangkat struktur dari pendahuluan, kajian letaratur dan teroi, metode penelitian, halis dan pembahasan.

Penelitian Mixed Methods

Penelitian Mixed methods adalah pendekatan penelitian yang melibatkan pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif, menggabungkan dua bentuk data, dan menggunakan desain penelitian secara bersamaan. Bentuk penelitian ini beranggapan bahwa gabungan antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif memberikan pemahaman yang lebih lengkap tentang masalah penelitian daripada hanya menggunakan satu pendekatan penelitian saja.

Sumber

Creswell, J. W. (2014). A concise introduction to mixed methods research. SAGE publications.

Creswell, J. W. (2014). Research Design, Qualitative, Quantitative, and Mixed Methode. SAGE publications.

 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Desain Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed methods Dalam Psikologi Pendidikan dan Sosial"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel