Contoh Profesi dalam dunia kerja

Profesi dalam dunia kerja

-Journalpapers.org- Syarat ke empat mampu memberikan rasa aman bagi anggotanya dalam bekerja, mampu meningkatkan kualitas anggota organisasi sehingga bahwa pelayanan yang diberikan lebih bermutu dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota sehingga dapat fokus memberikan pelayanan yang bermutu. Selain itu, organisasi profesi juga berfungsi untuk melindungi masyarakat agar mendapatkan pelayanan yang bermutu dan terhindar dari pelayanan yang tidak seharusnya diterima dan dapat merugikan masyarakat.

Profesi
Profesi

Berdasarkan pernyataan diatas, kita dapat membuat kesimpulan bahwa suatu jabatan/pekerjaan dapat dikatan sebagai profesi apabila memenuhi 4 (empat) kriteria yaitu:

  1. Dipersiapkan melalui pendidikan khusus untuk menguasai bidang ilmu yang mendasari pendekatan, strategi, teknik dan prosedur kerja.
  2. Adanya layanan unik dan pengakuan masyarakat
  3. Memiliki kode etik profesi
  4. Memiliki organisasi profesi

Pandangan lain dari profesi di simpulkan oleh Ohles, dikutip oleh Suriansyah (2008), memberikan beberapa kriteria umum yang menentukan apakah pekerjaan disebut profesi atau tidak, yaitu

1) pekerjaan yang dilakukan dan layanan publik yang penting,

2) memiliki pekerjaan pendidikan khusus,

3) Anggota harus mengontrol impor ke grup yang dipilih.

4) Anda harus mematuhi kode etik yang menghormati aplikasinya oleh semua profesional.

Keputusan Menteri Pendidikan tanggal 22 Juni 1983 No 0319/U/1983 resmi mengatur profesi pengajaran di Indonesia. Dalam kaitan ini ditekankan bahwa profesi pengajaran bukan hanya profesi tertentu, tetapi profesi dengan ciri khas sebagai berikut: Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0319/U/1983 tanggal 22 Juni 1983 resmi mengatur profesi pengajaran di Indonesia. Dalam hal ini ditekankan bahwa profesi pengajaran bukan hanya profesi khusus, tetapi profesi yang memiliki karakteristik sebagai berikut:

A. Keterampilan

 Seseorang akan memiliki pengalaman dalam bidang pengetahuan tertentu jika disiapkan secara khusus melalui pelatihan yang dilaksanakan dengan hati-hati dan dalam jangka waktu yang relatif lama. Oleh sebab itu, Profesi harus dipersiapkan dalam pendidikan prasekolah dengan standar tertentu baik dalam proses pendidikan maupun dengan standar kompetensi untuk melakukan screening. Dengan demikian, pegawai profesional dapat dipersiapkan untuk menjalankan tugasnya. Dalam menjalankan tugasnya, guru sebagai profesi harus didasarkan pada filosofi akademik dan metode kerja ilmiah, jujur, kritis, kreatif, terbuka dan sederhana. Sikap ini menuntut guru untuk selalu melakukan tugas dengan sebaik-baiknya dan selalu berusaha meningkatkan pemenuhan tugas guru.

 B. bertanggung jawab

Tanggung jawab tenaga kependidikan sebenarnya mencakup ruang lingkup masa kini dan masa depan, dalam artian saat ini guru memiliki tanggung jawab untuk membantu anak bangsa mencapai potensi maksimalnya sehingga dapat mandiri di lingkungannya. Sementara itu, dari segi masa depan, tanggung jawab guru (pendidik) akan menentukan masa depan bangsa. Karena hasil pendidikan yang berkualitas dapat membentuk masa depan bangsa yang besar. Apa dan bagaimana masa depan bangsa ditentukan. Oleh sebab itu sangat tergantung pada generasi yang saat ini sedang belajar atau belajar di berbagai lembaga pendidikan dan jenjang pendidikan. Di sini mereka dilatih dan disiapkan oleh guru. Modal utama pendidik dan tenaga kependidikan yang bertanggung jawab untuk membina generasi muda yang akan mampu mengembangkan diri dan bangsanya di masa depan adalah mereka yang memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Loyalitas kepada siswa mengutamakan manfaatnya.

2. Kepribadian terbuka, jujur, sederhana, berdasarkan integritas tinggi, keseimbangan antara kompetensi intelektual, kompetensi emosional dan keterampilan psikomotor.

3. Senang menjaga, melestarikan, dan bahkan membuat perangkat pendidikan untuk kepentingan tugas profesi. Dengan kata lain, memiliki pikiran yang inovatif dan kreatif, tidak puas dengan apa yang telah dicapai sekarang.

 4. Selalu bijaksana.

5. Jangan melihat posisi sebagai hak istimewa dan melihat hadiah materi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas karier.

Selain itu, sebagai tanggung jawab Anda harus berperilaku sebagai profesional berdasarkan preferensi pribadi berikut ini:

  1.  Hati-hati. Pertimbangan dan perhitungan penuh dalam mengambil keputusan untuk mendukung pengembangan mahasiswa. Keputputusan hanya dibuat mengenai keuntungan pribadi.
  2. Bersabarlah. Ini sangat penting karena dengan karakteristik pribadi masing-masing siswa, akan selalu ada perbedaan yang menjadikan tugas guru sebagai prasyarat untuk sebuah masalah, baik masalah yang disebabkan oleh siswa maupun masalah itu sendiri. kegiatan yang berhubungan langsung dengan pembelajaran. Semua masalah ini hanya dapat diselesaikan jika guru memiliki kesabaran untuk bertindak dengan penilaian yang cermat dan rasional.
  3. Disiplin. Adalah investasi yang harus dimiliki oleh seorang profesional. Tanpa disiplin, seorang profesional akan sulit untuk melaksanakan tugasnya dengan hasil yang maksimal. Disiplin di sini bukan berarti disiplin mati yang tidak memungkinkan profesional untuk menjadi kreatif.
  4. Kreativitas. Ini adalah salah satu persyaratan yang harus diterapkan seseorang untuk menjadi seorang profesional. Artinya guru sebagai profesi harus selalu kreatif agar menghasilkan ide-ide baru dalam menjalankan tugasnya.
  5. Kerendahan hati. Kerendahan hati di sini tidak berarti kompleks inferioritas, tetapi sikap yang tidak ingin membual tentang siswa dan teman sebaya

C. Perusahaan (Kesejawatan)

Staf pendidikan profesional tidak dapat menutup diri dari sesama profesional, tetapi dituntut untuk selalu berkomunikasi dan bekerja sama untuk melengkapi dan bertukar informasi untuk menyempurnakan pelaksanaan tugas profesional mereka.

Berdasarkan karakteristik profesi seperti yang dijelaskan di atas, cobalah untuk berpikir sendiri apakah Anda telah memenuhi kriteria tanggung jawab di atas. Kemudian berdiskusi bersama dengan teman-teman anda apakah pekerjaan guru di Indonesia sudah menjadi profesi?

Ada banyak jenis tanggapan orang tentang guru, beberapa berpikir bahwa guru adalah posisi profesional karena sejumlah alasan yang dia kemukakan. Namun, banyak juga yang menyatakan bahwa guru tidak dapat sepenuhnya dikatakan sebagai posisi profesional, yang juga didasarkan pada alasan yang tidak kalah kuat. Untuk dapat menjawab ini, perlu melihat pemahaman profesi dan mengeksplorasi apa dan bagaimana guru melaksanakan pekerjaan mereka.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Contoh Profesi dalam dunia kerja"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel