Saturday, 13 June 2020

SEJARAH PROFESI KONSELING


 SEJARAH PROFESI KONSELING

A.    Sejarah Singkat Sejarah: Pekerja Sosial, Psikologi dan Psikiatri
      Menurut Ed Neukrrug (2007:34)`Jika dilihat dari sejarah kesehatan mental maka profesi konseling dapat dibagi ke dalam tiga bidang yaitu:
1.      Bidang Pekerja Sosial
Latar Belakang Sejarah
     Bidang pekerjaan sosial berkembang dari keinginan untuk membantu fakir miskin, dengan membuat sebuah organisasi ke masyarakatan yang disebut Charity Organization Society (COS). Pada tahun 1940 bidang pekerja sosial menitik beratkan pada kerja kasus sosial, kerja kelompok sosial, dan komunitas bekerja Pada tahun 1955 sejumlah organisasi pekerjaan sosial dikombinasikan untuk membentuk National Association for Social Work (NASW). Pada tahun 1965, mendirikan NASW Certified Akademi Pekerja Sosial (ACSW), yang menetapkan standar praktik untuk tingkat master pekerja sosial. Dan saat ini, pekerja sosial dapat ditemukan dalam berbagai layanan sosial seperti: rumah sakit, pusat kesehatan mental dan badan-badan yang bekerja dengan tunawisma dan orang miskin.
    
2.      Profesi Psikolog
Latar Belakang Masalah
     Ribuan tahun lalu Asal-usul dari profesi psikologi dapat ditelusuri. Misalnya, pada abad ketujuh SM, filsuf yunani tercermin pada sifat kehidupan dan alam semesta. Beberapa abad memudian, filsuf yunani Hippocrates menawarkan gagasan tentang bagaimana memperlakukan penyakit mental, dan Plato (427-347 SM) mengemukakan bahwa intropeksi dan refleksi adalah jalan menuju pengetahuan, bahwa mimpi dan fantasi adalah kepuasan pengganti, dan bahwa kondisi manusia memiliki fisik, moral,dan spiritual asal.
     Agustinus (354-430 M) dan Thomas Aquinas (12225-1274 M) mementingkan pentingnya kesadaran, pemeriksaan diri, dan penyelidikan, ada kekurangan menulis tentang “pemikiran psikologi”. Salah satu hasil alami dari ilmu labolaturium adalah pengembangan pesikolosis dan tes pendidikan pada akhir abad ke-19. Misalnya, Alfred Binet (1857-1911), untuk departemen pendidikan publik di Paris, mengembangkan salah satu tes kecerdasan pertama, yang digunakan untuk membantu dalam penempatan kelas anak-anak yang terbelakang mental, (Neukrug dan Fawcett, 2010). Awal abad ke-20 pertama kali penggunakan tes prestasi disekolah, tes untuk penilaian kejuruan, dan beberapa tes kepribadian moderen.
     Sekarang ini, tes digunakan dimana-mana dan sering membantu memberikan pemahaman yang lebih dalam pada klien. Pada tahun 1892, Amarican Psychological Association (APA) didirikan sebagai sebuah asosiasi sebagian besar psikolog eksperimental (Sokal, 1992). Selama pertengahan 1940, APA mengalami revisi besar dan baru berasimilasi menjadi asosiasi klinis seperti konseling psikolog (Divisi 17) (pepinsky, 2001; Routh, 2000; Schmidt : 2000).
Pengaruh Psikologi pada Profesi Konseling
     Bidang psikologi telah mempengaruhi profesi konseling lebih dari pada profesi kesehatan mental terkait lainnya. Meskipun psikologi adalah profesi pertama yang menggunakan pendekatan komprehensif untuk terapi, bidang konseling segera mengikuti dan menjamin banyak teori yang digunakan oleh psikolog. Tes dikembangkan oleh psikolog, pada pergantian abad ke-20 digunakan oleh konselor bimbingan dan kejuruan dan kemusian diadaptasikan oleh konselor dibanyak pengaturan yang berbeda. Teknik peneitian awal dikembangkan oleh psikolog eksperimental menjadi prekusor untuk alat-alat penelitian moderen yang digunakan oleh konselor untuk menilai efetivitas pendekatan konseling dan mengevaluasi program yang telah mereka kembangkan. Akhirnya banyak keahlian konseling moderen adalah adaptasi dari ketrampilan konseling yang dikembangkan oleh psikolog selama bagian awal abad ke-20. Psikologi adalah benar-benar sepupu pertama konseling.
3.      Profesi Psikiatri
Latar Belakang Sejarah
     Hingga akhir abad 1700, penyakit mental pada umumnya dilhat sebagai mistik, setan, dan tidak dapat disembuhkan. Tetapi persepektif ini, secara bertahap memberikan cara pendekatan baru untuk pemahaman dan penobagan penyakit mental. Pada akhir abad 1700-an, di Perancis, Philippe pinel (1745-1826), yang dinobatkan menjadi pendiri psikiatri. Selama tahun 1800, langkah besar dibuat dalam pemahaman, diagnosis, dan pengobatan penyakit mental. Emil Kaerepin (1855-1926) mengembangkan salah satu klasifikasi terlebih dahulu mengenai penyalit mental, dan Jean Martin Charot (1825-1893) dan Pierre Janet (1859-1947) keduanya melihat hubungan antara keadaan psikologis tertentu dan gangguan yang sebelumnya dianggap hanya bersifat alami (solomon, 1918). Di Amerika Serikat (USA), Bejamin Rush (1743-1813), seorang dokter dan pembaharuan sosial khusus, dianggap sebagai pendiri Amerika Serikat psikiatri.

Pengaruh Psikiatri pada Profesi Konseling
     Fokus psikiatri pada mendiagnosis penyakit mental dan menjajahi psikopatologi yang dibantu oleh konselor dan profesional lainnya dalam mendiagnosis dan mengembangkan rencana perawatan untuk klien, yang kadang-kadang termasuk psychopharmacology. Selain itu, kesadaran bahwa beberapa masalah kesehatan mental mungkin secara alami telah membantu konselor memahami bahwa pada waktu ini sangat penting untuk membuat rujukan ke seorang ahli dalam psychopharmacology dan psychobiology.
B.     Sejarah Awal Profesi Konseling Pada Tahun 1800
1.      Membentuk gerakan sosial tahun 1800-an
     Selama tahun 1800-an gerakan reformasi terjadi secara bersamaan yang pada akhirnya mempengaruhi perkembangan profesi konseling. Pekerja sosial yang bekerja dengan orang miskin dan melarat, psikiater yang mencoba mengubah perlakuan terhadap mental dan pendidik seperti John Dewey (1859-1952) (Ed Neukrrug (2007:41).
2.      Bimbingan kejuruan  tahun 1800-an.
     Kegiatan bimbingan kejuruan dan teori dimulai pada akhir tahun 1800-an, pada abad ke-10 telah ditulis buku tentang informasi pekerjaan, sementara sistem klasifikasi pekerjaan pertama dikembangkan pada awal 1468 oleh Sanchez de Arevalo , yang menulis Mirror of Men's Lives (Carson & Altai, 1994).
Pada akhir abad ke-19, perubahan dramatis terjadi di Amerika Serikat yang ikut bertanggung jawab atas awal gerakan bimbingan kejuruan dan akhirnya menetapkan pembentukan profesi konseling. Munculnya bimbingan kejuruan ditandai dengan munculnya gerakan-gerakan gerakan-gerakan reformasi social yang merupakan dampak dari Revolusi Industri, dan peningkatan imigrasi ke kota-kota timur laut besar. Sehingga  membutuhkan bimbingan kejuruan untuk memperoleh pekerjaan. (Ed Neukrrug (2007:42).
3.      Permulaan gerakan Pengujian (test)
     Menurut DuBois, 1970; Williamson, 1964 (dalam Menurut Ed Neukrrug, 2007:42) Gerakan bimbingan kejuruan adalah awal gerakan pengujian. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan laboratorium di Eropa dan Amerika Serikat memberikan distibusi peningkatan minat dalam memeriksa perbedaan individual. Seperti: tes kecerdasan yang dilakukan oleh Alfred Binet's intelijen. Tes ini dikembangkan pada tahun 1896 untuk membantu individu dan lembaga dalam pengambilan signifikan bagi profesi konseling.
4.      Perkembangan psikoanalisis dan psikoterapi
     Perkembangan psikoanalisi dan psikoterafi muali muncul dengan ditandai adanya teori Freud tentang  psikoanalisis untuk melihat perkembangan orang. Konstruksi yang belum pernah dibahas menjadi biasa dan terus diterima di dunia sekarang ini. Freud dan murid-muridnya membuat istilah-istilah seperti id, ego, superego, tak sadarkan diri, dan pengembangan chosexual psy-biasa (Ed Neukrrug (2007:42).
C.     Awal Permulaan  Konseling Modern (1900-1950)
1.      Awal Pertama bimbingan kejuruan dan bimbingan konselor
     Bagian pertama abad ke-20 merupakan dari bimbingan kejuruan sistematis di Amerika Serikat. Orang yang memiliki dampak besar pada pengembangan bimbingan kejuruan di Amerika Serikst adalah Frank Parsons (1854-1908) (Briddick: 2009, Mc Daniels dan Watts: 1994). Dipandang sebagai pendiri bimbinan di Amerika Serikat. Parsons sangat dipengaruhi oleh gerakan reformasi saat itu. Parsons akhirnya mendirikan Biro Kejuruan, dimana individu dibantu dalam “memilih pekerjaan, mempersiapkan diri untuk pekerjaan, mencari celah didalamnya dan membangun efisiensi karir dan keberhasilan, “ (Parsons: Dikutip dalam Jones:1994, :288 ). Parsons berharap bahwa bimbingan kejuruan pada akhirnya akan dibentuk di sekolah masyarakat. Pada tahun 1998, Parsons meninggal dan setelah kematiaanya karena mungkin sebagai penghargaan terhadap energi yang ia berikan kepada gerakan bimbingan kejuruan, kota kelahirannya Boston menjadi situs untuk konfrensi bimbingan kejuruan, kota kelahirannya Boston menjadi situs untuk konfrensi bimbingan kejuruan pertama. Konfrensi ini menghasilkan berdirinya National Vocational Guidance Association (NVGA) pada tahun 1913, yang umumnya dianggap awal dari Amerika Counseling Association (ACA). Frank Parsosn beranggapan bimbingan kejuruan sistematik disekolah, mengantisipasi gerakan bimbingan kejuruan nasional, meramalkan pentingnya konseling individu, dan dia berharap untuk masyarakat dimana kerjasama lebih penting dari pada kompetensi dan dimana ketamakan diganti pertahian (Jones, 1994). Hal ini jelas bahwa prinsip Parson pada bimbingan kejuruan sangat mempengaruhi bidang yang lebih luas dari konseling. Dorongan utama Parsons terhadap bimbingan kejuruan dipandang sebagai proses tiga bagian yang digambarkan dengan cara berikut :
a)      Pemahaman yang jelas tentang diri sendiri, bakat, minat, ambisi, sumber daya, keterbatasan, dan masalah mereka,
b)      Pengetahuan tentang persyaratan dan kondisi kesuksesan, keuntungan dan kerugian, kompetensi, peluang, dan prospek dalam baris kerja yang berbeda, dan
c)      Penalaran yang benar pada hubungan dari fakta kedua kelompok, (Parsons, 1909-1989:05)
2.      Perluasan Gerakan Pengujian
     Dengan muncul gerakan bimbingan kejuruan, utnuk pengujian adalah menjadi hal yang biasa, sangat menganjurkan penggunaan tes ke dalam bimbingan kejuruan (Williamson, 1964). Penggunaan tes dalam konseling kejuruan untuk membantu memproduksi perkembangan minat utama pada tahun 1927 (campbell, 1968). Tes ini masih dalam bentuk revisi salah satu instrumen yang paling banyak digunakan dari jenisnya, utnuk merevolusi konseling kejuruan. Pertengahan abad ke-20, tes digunakan untuk mengukur prestasi, kemampuan kognitif, minat, kecerdasan, dan kepribadian yang biasa. Meskipun sering digunakan dalam konseling kejuruan, banyak dari tes ini segera menemukan jalan mereka ke semua jenis praktek konseling.
3.      Penyebaran Psikoterapi dan Dampaknya pada Profesi Konseling
     Pada akhir perang dunia I, sejumalah psikolog menawarkan jasa mereka untuk membantu individu yang memiliki masalah psikologis yang terkait dengan perang (hari ini masalah tersebut sering didiagnosis sebagai gangguan stres pasca trauma, atau PTSD). Asisten tingkat master sering memiliki gelar dalam pekerjaan sosial, tetapi semakin ada individu dengan gelar-gelar yang relatif baru dalam master konseling , yang dimulai sebagai sebuah gelar dalam bimbingan kejuruan. Itu adalah transisi alami untuk individu dengan gelar ini untuk pendah kebidang kesehatan mental, karena mereka dilatih baik dalam teknik konseling dan penilaian.
     Munculnya bidang konseling sebagai sesuatu selain bimbingan kejuruan murni membuat lompatan kedepan yang terbesar selama tahun 1930-an ketika EG Williamson (1900-1979) mengembangkan apa yang dianggap sebagai teori pertama konseling komprehensif (yang dibedakan dari teori Freud aliran psikoanalisis). Pendekatan willliamson awalnya tumbuh dari ide-ide Frank Parsons. Meskipun awalnya tumbuh dari ide-ide Frank Parsons. Meskipun awalnya berorientasi kejuruan, pendekatan umum untuk konseling dan psikoterapi. Pendekatan trait dan faktor  yang melibatkan serangkaian lima langkah, termasuk :
1.      Analisis : memeriksa masalah dan memperoleh catatan yang tersedia dan pengujian pada klien,
2.      Sintesis : meringkas dan mengorganisasikan informasi untuk memahami masalah,
3.      Diagnosis : menafsirkan masalah,
4.      Konseling : membantu individu dalam mencari solusi, dan
5.      Tindak lanjut : memastikan dukungan yang tepat setelah pengakhiran proses konseling (Patterson, 1973).
D.    Konseling Modern Sekarang  (1950-2000)
Pada era ini terdapat lima perubahan yaitu
1.      Pada tahun 1950 yaitu munculnya, ekspansi dan perbedaan
2.      Pada tahun 1960 yaitu peningkatan kebenarannya
3.      Pada tahun 1970 yaitu lanjutan profesi dari bidang bimbingan konseling.
4.      Pada tahun 1980-2000 yaitu Perubahan terakhir dilapangan.
5.      Pada tahun 2000 yaitu terjadi Milenium baru



DAFTAR PUSTAKA
Neukrug, Ed. 2007. The world of the counselor:an intruduction to the counseling profession.united States: Thomson Brooks/cole.

0 comments:

Post a comment