Monday, 22 June 2020

Prilaku, Komunikasi dan Pengalaman Konseling Online


A.    Prilaku, Komunikasi dan Pengalaman Online
1.         Konteks Adalah Segalanya
                  Konteks merupakan suatu kunci untuk memahami pengalaman manusia dan beribu komponen komunikasi, beserta beberapa elemen hubungan interpresonal.  Keunikan kita dan pengalaman yang dibagi dari pondasi untuk semua hubungan kolaboratif yang sangat bermanfaat, termasuk bentuk terapi.  Dengan demikian, ini merupakan hal yang penting, dengan menfasilitasi suatu hubungan terapi profesional, untuk memahami sepenuhnya dan menghargai konteks dan perspektif.  Tanpa hal ini tidak memungkinkan munculnya empati asli atau kepercayaan.   Satu dekade lalu beberapa upaya yang paling awal dari peneliti online dan praktisi berfokus pada pemahaman bagaimana beberapa konselor online mungkin secara efektif menentukan “kecocokan” yang baik dalam kerangka keluasan terapi dan modalitas. 
Lama sebelum kemunculan internet, beberapa variabel semacam ini seperti mencocokkan tujuan dan harapan antara ahli psikoterapi dan pasien telah ditunjukkan untuk membangun ketetapan yang sangat kuat terhadap hasil positif, apakah ini dicapai oleh dialog yang diarahkan pada tujuan, panduan pelatihan, pandangan mendalam, analisis naratif atau supportif, konseling empati.  Mempraktekkan klinik online telah mengadaptasi dan mengadopsi beberapa prosedur baru untuk memastikan komunikasi akurat dan mengijinkan bagi ekspresi perasaan dan perasaan menjadi sedemikian akurat dan saling memahami; singkatnya, untuk mempromosikan empati online.
            Para ahli terapi belajar menjelaskan bahwa orang yang belum menikah merupakan factor yang paling penting dalam suatu konseling yang efektif dan psikoterapi adalah kualitas dari hubungan terapi.  Memiliki kemampuan untuk memahami sifat dasar manusia, menganalisa dinamika hubungan dan penelitian terhadap kedalaman jiwa adalah suatu contributor esensial terhadap hubungan terapi positif, bersama dengan “beberapa factor  non spesifik” yang dialami oleh para klien, seperti kehangatan, empati dan keaslian.  Tambahan bagi hubungan terapi adalah tujuan dan harapan dari keduanya, klien dan konselor, bersama dengan proses dan perangkat yang menfasilitasi perawatan yang dialami ketika sangat membantu, dan kombinasi fortuitous dari suatu hubungan kerja yang efektif dan beberapa intervensi klinik yang layak dipertimbangkan menjadi kunci sukses.
            Dengan munculnya Internet, komunikasi telah di revolusionalisasikan dan hubungan manusia dasar telah diintensifkan, diperluas dan diberi tantangan.   Beberapa peluang saat ini hadir bagi rasa malu secara sosial, terisolasi, atau secara fisik menantang para individual untuk mencapai berkoneksi atau saling mendukung, memanfaatkan web untuk mencari informasi, pertemanan, validasi diri dan meningkatnya saran atau layanan kesehatan jiwa professional, seperti konseling dan psikoterapi.    Produk dan layanan saat ini didorong oleh generasi yang telah lahir menjadi multi tugas dan yang mengambil beberapaopsi digital untuk dihadiahkan, sebagai generasi pendahulu yang beranjak dari nafsu pengembara agar dapat terbiasai dengan film, televise, video game, music portable, CD dan DVD.  Beberapa kecenderungan ini berlanjut pada perubahan dalam dan di seluruh generasi.  Baru-baru ini, sebagai contoh, Pew Research Center (Pew Internet dan American Life Project, 2010) telah mengidentifikasikan suatu penurunan minat dalam menulis blog , agar memperoleh hasil lebih instan dan media sosial interaktif pribadi seperti Facebook.  Konseling atau Online Terapi

2.      Konseling atau Online Terapi
Mayoritas masyarakat Amerika secara luas saat ini telah saling berhubungan, jika ini bukan ditransformasikan, oleh setiap dari kita memiliki akses potensial terhadap setiap orang lain dalam dunia ini dengan sebuah computer (atau smart phone) dan koneksi Internet.  Sebuah masyarakat membangun mobilitas melalui mobil dan jalan raya yang saat ini sepenuhnya telah menggunakan teknologi baru.  Beberapa sarana yang paling menjanjikan untuk memperoleh dimana dan apa yang seseorang inginkan saat ini, dalam banyak pemikiran, telah siap untuk diakses dalam “jalan raya informasi” atau dalam jejaring professional/ sosial seseorang.
            Potensi untuk komunikasi interaktif dan untuk memperluas pemahaman kita terhadap prilaku manusia terhadap beberapa konteks dan budaya didalami.  Generasi di AS telah mengintegrasikan konputer dan Internet dalam kehidupan mereka, sama gampangnya ketika para orang tua mereka dapat menggunakan telepon dan televisi.  Seringkali, solusi yang pertama dalam mencari bantuan, dukungan atau informasi saat ini adalah dengan cara ”online”.  Para remaja terutama saat ini memiliki kemudahan dalam menggunakan IM seperti mengirim email, menggunakan telepon seluler , atau berkumpul pada kelompok teman dalam suatu lingkungan chat untuk tukar menukar gambar, video dan music.
Model yang diterima secara umum, yaitu suatu konseling atau hubungan terapi untuk dijumlahkan bagiannya – klien, konselor, menyajikan situasi, tujuan perawatan, intervensi dan beberapa factor spesifik lainnya – ini menjadi sangat jelas bahwa para hali klinik yang bekerja secara keseluruhan online memerlukan beberapa perangkat keahlian baru yang melibatkan pengamanan privasi terhadap kline, beberapa metode bagi komunikasi yang jelas ( mengkompensasikan terhadap ketiadaan petunjuk lisan dan  visual), suatu kerangka kerja yang distrukturisasikan lebih fleksibel dan memproses apa yang diperbolehkan sebagai suatu alat untuk menvalidisasi hasilnya.

3.      Kehidupan dalam Dunia Maya
            Kebanyakan orang telah menulis mengenai fenomenologi kehidupan di  dunia maya (Baker, 2008; Barak & Suler, 2008; Fenichel 2002).   Terkadang ini melibatkan orang-orang yang mengambil suatu kepribadian baru yang konsisten dengan dunia virtual dimana seseorang bisa merasa asing ketika pada saat yang sama secara instan tidak dihalangi ketika membuka dirinya kepada orang-orang yang belum dikenal sebelumnya.  Sama halnya, hubungan online mungkin diinjeksi dengan fantasia tau bisa merefleksikan pola realistis yang terbangun dengan baik dan komunikasi yang kaya antara beberapa individual atau dalam beberapa kelompok.  Kemudahan  untuk meraih dan menjadi sahabatn dunia maya melalui komunitas yang berbagi minat seperti forum, jejaring sosial dan data layanan.  Ini mudah  meninggalkannya, juga.  Ini mudah untuk memperdaya dan mudah menjadi kebenaran secara brutal.  Bagi mereka yang merasa nyaman dengan hubungan interpersonal keduanya online dan offline seringkali dapat tanpa ada pegangan mengintegrasikan kedua aspek pengalaman ke dalam jaringan dunia maya yang terkoneksi secara sosial. 
            Banyak individual, yang penting untuk dicatat, membangun  preferensi bagi modalitas seseorang terhadap orang lain.  Ketika tidak setiap orang menyukai computer atau bisa menggunakannya tanpa frustasi, bagi banyak orangm Internet mengutarakan kebebasan dan dunia kesempatan.  Sebagian aspek fundamental, seperti yang secara luas didiskusikan , hubungan yang berbasis teks alamiah memberikan dirinya sendiri tidak hanya mempercepat ketiadaan hambatan ini tapi juga distorsi, potensi kesalahan komunikasi, dan membangun dinamika transferensi/kontratransferensi (positif. negatif).  Setiap orang menawarkan beberapa tantangan dan kesempatan.

4.      Berkomunikasi Secara Akurat dan Efektif
Salah satu dari tantangan besar yang mengkonfrontasikan beberapa professional kesehatan mental adalah persepsi akurat mengenai “makna” dari nuansa dan tekanan dalam konteks komunikasi berbasis teks.  Secara korespondensi, klien lebih menyukai memanfaatkan sebagian besar ketika secara konsisten merasa paham dan meyakini konselor atau ahli terapi yang menjadi lebih perduli, empati dan ahli dalam membantu beberapa problem khusus mereka.
            Subtansial informasi yang mendeskripsikan berbagai tantangan teknis dan praktis dalam komunikasi online efektif (Fenichel, 2002) sama baiknya dengan beberapa analisa rinci terhadap beberapa cara dimana nuansa, langkah, penekanan dan maksan bisa dibuat lebih baik melalui komunikasi berbasis teks, baik melalui email atau selama kursus komunikasi berbasis chat (Suler, 2000). John Suler dan para anggota ISMHO Clinical Case Study Group meneliti dan mendeskripsikan beberapa banyak cara dimana para klien dan konselor merubah beberapa gara komunikasi alamiah yang menfasilitasikan dialog yang sangat bermakna dan transparan.
            Pengalaman para pengguna e-mail telah mengembangkan beberapa teknik keyboard yang beragam untuk mengatasi sebagian batasan teks ketikan- beberapa teknik yang hampir menunjukkan kualitas vocal dan kinestetis terhadap pesan.  Mereka berusaha memuat percakapan e-mail kurang menyerupai tulisan surat dan lebih menyukai bertatap muka.  Sebagian dari strategi ini melibatkan penggunaan emosi, beberapa ekspresi parental  yang menunjukkan bahasa tubuh atau pemikiran “pra vocal” dan perasaan (mendesah), aksen suara melalui penggunaan CAPS dan “asterisks” dan video clip…untuk mengindikasikan suatu transisi dalam pemikiran atau percakapan.  Gunakan ‘smiley” dan beberapa symbol yang umum digunakan bisa menyampaikan tidak hanya ekspresi fasial tapi juga keragaman nuansa emosional. (Fenichel, 2002).

5.      Fenomenologi Kehidupan keseharian pada Abad 21
Meskipun ketegasan yang memungkinkan untuk berintegrasi pengalaman online kedalam kehidupan keseharian seseorang dalam prilaku yang positif dan kurang upaya yang keras (Fenichel, 2002), ini tampaknya bahwa bagi banyak orang, , dunia maya menawarkan suatu alternative, atau virtual, realitas yang bisa tidak diasosiasikan dari aspek lain dalam kehidupan keseharian.   Sebagian menikmati peluang untuk hal yang asing, menjadi kreatif, mencoba beberapa pribadi baru dan prilaku baru, atau menemukan beberapa lingkungan supportif sebagau suatu alternative bagi situasi kehidupan nyata, yang mungkin disfungsional, penuh dengan tekanan atau membosankan.  Yang lain melihat Internet dan computer agaknya sebagai perangkat, untuk menemukan informasi, mengirimkan pengumuman, atau melakukan reservasi untuk perjalanan.  Pihal lain masih dapat memanfaatkan Internet dengan cara yang sama  ketika mereka menggunakan telepon, televise atau mobil. 
Banyak di antara kita – terutama lebih muda dan pragmatis – tidak berpikir dua kali mengenai untuk beralih kepada situs untuk berhubungan dengan teman atau hal lain disebabkan gangguan psikologi.    Dengan meningkatnya jumlah ahli kesehatan mental tidak hanya mudah ditemukan secara online tapi dapat juga memudahkan untuk merespon permintaan yang memerlukan pertolongan.
Kebanyakan orang telah menulis mengenai dinamika psikologis mengenai kehidupan online  penghuni di Internet yang menghabiskan waktu  melakukan konversi melalui email, layanan data, komunitas virtual dan papan pesan.  Disamping dari “efek tanpa hambatan” yang terkenal, yang menurunkan dari penguatan keterasingan dan kurangnya penyediaan isyarat visual, ada peluang untuk memperoleh manfaat dari dukungan sosial sama halnya dengan melakukan tindakan di luar online.  Hingga kita mengetahui lebih banyak mengenai  beberapa faktor terapi mana yang paling menonjol, ini memungkinkan untuk berspekulasi bahwa suatu kombinasi non ilmiah (seperti kehangatan, empati dan keaslian) bisa sangat berkuasa dan seringkali pengalaman baru bagi mereka yang menemukan hubungan kemudahan relative dalam berbagi pengalaman pribadi dengan orang lain melalui internet.  Dengan menambahkan pada keahlian professional kesehatan mental dan pengalaman (online sama baiknya dengan offline) dan ini mudah untuk melihat mengapa membentuk suatu aliansi terapi awal yang sepertinya tidak mudah terpisahkan, terutama untuk tujuan membangun suatu rencana perawatan atau tujuan yang dibatasi dengan baik seperti penandaan jangka pendek, psikoterapi yang berorientasi pada tujuan (misalkan Bellak & Small, 1978; malan, 1976).  Namun, meskipun potensi untuk membangun hubungan terapi dan tumbuhnya sejumlah ahli klinik online yang kompeten, professional dan etis, tida setiap orang dapat menyajikan problem yang secara ideal sesuai dengan modalitas (lihat Suler, 2001). 
Pengalaman mendemonstrasikan bahwa, bagi para ahli terapi yang cerdas dan trampil atau konselor, ada beberapa peluang yang menakjubkan untu jenis  non konvensional yang efektif, menggunakan berbagai modalitas, terpisah atau dalam suatu kombinasi.  Sejumlah situasi telah diddentifikasikan bagi layanan kesehatan mental yang difasilitasi oleh Internet telah secara jelas tidak bernilai, seringkali menyediakan dukungan yangn sangat dibutuhkan  untuk orang-orang yang beragam secara luas yang telah memperoleh bantuan tapi  sebaliknya mungkin belum melakukannya.

6.      Prilaku Online dalam Praktek Klinik
Ketika pada awalnya berfokus pada beberapa pertimbangan etik dan praktek, CSG secara cepat belajar dari tangan pertama mengenai dukungan kekuatan teman, berbagi sumber daya (termasuk halaman situs) presentasi kasus dan membangun keahlian manajemen kasus.  Salah satu manfaat mendalam adalah kemampuan untuk mencari input kolegial dalam kondisi krisis atau ketika tidak pasti bagaimana merespon terhadap permintaan awal untuk membantu atau informasi. Dengan memilik para kolega di seluruh dunia, pada zona waktu yang berbeda, terlibat dalam beragam wilayah khusus, dan dengan pengetahuan system perawatan kesehatan lokal, menyediakan sumber daya online situs manusia untuk menarik, setiap jam di siang hari atau malam, 365 hari dalam setahun.  Setiap anggota merasa ini jenis sinergi untuk memperkuat pengalaman.
            ISMHO CSG mengkonfrontasikan sejumlah situasi yang dianggap mustahil untuk mengelola secara online, menunjukkan betapa sulitnya terhadap beberapa klien semacam ini dan menyajikan beberapa problem yang bisa berada dalam situasi tatap muka.  Faktanya, ini ditemukan bahwa dalam kerangka perawatan online bisa menjadi keunggulan yang signifikan yang mengandung keterlibatan kekacauan emosional. Di antara kemunculan yang lebih mendalam bahwa beberapa upaya keras online yang secara luas dipikirkan sebagai hal yang mustahil secara jelas telah mengalami kesuksesan (misalkan intervensi krisis dan intervensi online dengan beberapa jenis psikopatologi yang serius). 

7.      Konektivitas Sosial : Kehidupan dalam Abad 21
Bayangkan sebuah dunia dimana norma dipilih dari sebuah menu aktivitas dalam kehidupan sehari-hari yang menggabungkan beberapa metode teknologi yang menfasilitasi komunikasi, telepon, radio, televise dan internet.  Semua fasilitas ini bisa dimanfaatkan – sebagian secara pasif, sebagian interaktif  agar dapat menghubungi para teman dan keluarga, menyalurkan hobi, belanja dan menemukan informasi yang penting dengan mesin fax, email perusahaan dan sekolah, telepon kamera, Blackberry, Iphone dan pesan instan/ SMS, kehidupan dipenuhi dengan beberapa opsi, kewajiban dan kemungkinan, semuanya dalam suatu budaya dimana terdapat beberapa peraturan multi tugas. 
Beberapa diskusi terhadap beberapa keuntungan dan resiko yang mengalokasikan waktu interpersonal dengan layar computer dibandingkan menggunakan telepon atau berinteraksi tatap muka dengan para sahabat dan keluarga, dan sebagai konsekuensinya menghabiskan waktu berlebihan untuk online dibandingkan dengan berbincang dengan anggota keluarga.  Namun, setiap remaja akan lebih suka menceritakan kepada anda bahwa waktu yang dihabiskan untuk keperluan online, dalam melakukan chat dan IM, penambahan waktu yang digunakan untuk telepon atau bermain video game, menonton televise, terlibat dalam aktivitas fisik, atau melakukan pertemuan dengan anggota keluarga.
Konselor online berada dalam posisi untuk menyajikan dan dipindahkan dari wawasan psikologi dimana beberapa drama terjadi.  Pada saat yang sama, ia bisa membacar beberapa kata yang lain secara pribadi dan lingkungan penyokong yang dipilih sendiri.  Dibimbing oleh suatu rencara perlakuan yang menegnali beberapa tujuan realistis dan beberapa harapan yang dikombinasikan dengan kemampuan para ahli klinik yang sesungguhnya menjadi empati dari sisi lain layar computer, kondisi non spesifik  yang baru  dari konseling online yang efektif bisa dengan baik menjadi bukti melalui beberapa laporan klien mengenai kehangatan, keaslian dan empati online. 
Praktisi online membutuhkan pengetahuan mengenai bidang yang lebih besar mengenai teori kesehatan mental dan prakteknya, dan dilatih dan disupervisi dengan mempertahankan sesuai dengan permintaan sebagai profesi yang memberikan bantuan dalam skala besar.   Namun, kebutuhan seseorang juga harus dipahami dengan mengaitkan beberapa fitur hubungan interpersonal abad 21 yang telah tercakup dalam buku teks psikologi (hingga sekarang).  Hanya jika seseorang bisa memahami bagaimana seorang klien bisa merasa setelah “dipanasi” dalam sebuah room chat, betapa mudahnya ini menjadi kesalahan komunikasi secara online, atau apa yang dimaksud dengan beberapa emosi beragam dan makna jangka pendek dari pemahaman teks, bisakah seseorang sebenarnya memahami dan merasa empati dengan klien online.  Di luar pemahaman yang minim seperti itu terhadap kehidupan interpersonal online, para ahli terapi online memiliki kemampuan tidak hanya ditujukan pada beberapa peristiwa penting dalam suatu kehidupan klien ketika mereka muncul dalam bentuk keduanya, online dan offline, tapi juga menceriminkan sebagai kata-kata klien dalam bentuk tulisan, mendorong penggunaan ekspresi kreatif misalkan menggunakan warna dan grafik, mengkombinasian modalitas selama kursus perlakuan, misalkan email dan chat atau telepon, tatap muka, dan papan pesan, penugasan jurnal atau bahkan latihan virtual realitas  dan memberikan bantuan diri dan dukungan dan sumber daya informasi yang selalu tersedia secara online.  Bagi para ahli klinik yang memiliki begitu banyak perangkat yang tersedia untuk membantu dengan penemuan diri klien , penyembuhan diri dan pencapaian tujuan adalah sangat menggairahkan  dan secara jelas memiliki potensial untuk merevolusioner perawatan kesehatan mental yang menyelenggarakan beberapa system yang telah siap di tempatnya.

No comments:

Post a comment

3 Konseling/penanganan Terhadap Siswa Yang Mengalami Depresi

Konseling/penanganan Terhadap Siswa Yang Mengalami Depresi 1.    Intervensi Pastikan siswa memiliki nama dan nomor telepon orang untu...