Saturday, 13 June 2020

Globalisasi dan Pendidikan


 Globalisasi dan Pendidikan
1.    Pengertian Globalisasi
Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia. Istilah Globalisasi, pertama kali digunakan oleh Theodore Levitt tahun 1985 yang menunjuk pada politik-ekonomi, khususnya politik perdagangan bebas dan transaksi keuangan. Menurut sejarahnya, akar munculnya globalisasi adalah revolusi elektronik dan disintegrasi negara-negara komunis. Kata "globalisasi" sendiri diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Maksudnya lingkupnya meliputi seluruh dunia. Menurut John Huckle, globalisasi adalah suatu proses dimana kejadian, keputusan dan kegiatan di salah satu bagian dunia menjadi suatu konsekuensi yang signifikan bagi individu dan masyarakat di daerah yang jauh. Globalisasi dapat diartikan sebagai suatu proses pengintegrasian manusia dengan segala macam aspek-aspeknya kedalam satu kesatuan masyarakat yang utuh dan yang lebih besar.
2.    Pengaruh Globalisasi
Dari pengamatan sehari-hari, ada beberapa hal yang tampaknya sudah terpengaruh globalisasi. Hal-hal yang dimaksud antara lain ialah :
a)    Bidang Ekonomi, ekonomi global ini tercermin dari adanya :
a.    Bantuan dana dari luar negeri
b.    Penanaman modal asing di Indonesia
c.    Industri dan perdagangan Indonesia menyebar ke luar negeri atau sebaliknya industri dan perdagang asing masuk ke Indonesia
d.   Ekonomi moneter tidak dapat diisolasi dari pengaruh dunia luar
b)   Bidang Politik, tokoh-tokoh internasional sering kali mempermasalahkan :
a.    HAM (Hak Asasi Manusia)
b.    Demokrasi
c)    Bidang Kebudayaan, bidang kebudayaan yang sudah dimasuki oleh globalisasi dunia yaitu :
a.    Lagu-lagu barat sudah banyak masuk ke Indonesia
b.    Tayangan lagu dan cerita barat terlalu banyak terutama di televisi swasta. Tampak seolah-olah tidak menghiraukan keseniaan daerah atau Indonesia
c.    Budaya konsumtif yang tidak puas belanja di dalam negeri, terutama untuk orang-orang kaya
d)   Kehidupan Remaja, kehidupan remaja yang sudah kemasukan arus globalisasi yaitu :
a.    Minum-minuman keras
b.    Ikut-ikutan memakai narkotika
c.    Bermain-main di klub malam, yang dapat menerbitkan sifat erotis
d.   Melakukan tindakan kekerasan yang menyimpang dari kepribadian Indonesia
e)    Bidang teknologi, yang terpengaruh dalam hal teknologi yaitu :
a.    Penggunaan internet
b.    Alat-alat komunikasi

3.    Globalisasi teknologi
Dalam hal ini lebih difokuskan pada penggunaan internet. Internet adalah gabungan dari jaringan-jaringan komputer dalam sekala luas dan besar dimana masing-masing computer tersebut dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya menggunakan sebuah bahasa jaringan. Internet merupakan sebuah layanan yang memudahkan kita menambah wawasan, berkomunikasi, dan juga memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang mungkin sulit dicari secara nyata, melalui akses dunia maya internet ini, kita dapat menambah wawasan, berkomunikasi jarak jauh dan juga mencari informasi yang sangat kita butuhkan. Dulu, kecepatan atau kemudahan kita dalam mengakses internet sangat sulit. Ibaratnya ketika kita sedang browsing, kita bisa keluar sebentar untuk minum kopi karena lambatnya proses browsing yang dijalankan. Akan tetapi, Setelah diluncurkan layanan akses internet cepat yang seperti speedy (salah satu contoh penyedia layanan DSL), proses browsing tersebut menjadi sangat cepat dan menjadi mudah. sehingga anak SMP pun dengan mudah dapat belajar tentang internet. speedy merupakan salah satu penunjang yang dapat memudah kan kita untuk mengakses internet. Dengan adanya akses speedy ini, maka kita perlu lama menunggu proses browsing yang sedang kita jalankan. Pada awal diciptakannya, jaringan komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Amerika khawatir jika negaranya diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah mereka mencoba komunikasi dan menukar informasi melalui jaringan komputer.
4.    Manfaat Internet di era globalisasi
a.    Manfaat internet bagi pendidik
Untuk pendidik internet bermanfaat dalam berbagai hal, antara lain:
1)   Internet bermanfaat untuk mencari bahan materi ajar yang akan diberikan kepada anak didik. Di dalam internet terdapat banyak materi dan ilmu. Bahan materi ajar memang sudah diatur dalam kurikulum, namun pendidik mengembangkan materi ajar agar pengetahuan yang dimiliki anak didik semakin banyak dan wawasan semakin luas.
2)   Akses ke sumber informasi. Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan (di seluruh dunia) adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang sayangnya tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia (termasuk di dunia Barat) yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak. Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi.
3)   Internet digunakan sebagai alat berdiskusi antar pendidik.
Sesama pendidik akan lebih baik bila berdiskusi dan saling mengkritisi. Pendidik dapat berdiskusi dan mengkritisi tentang materi ajar, kurikulum baru, cara mengajar, dan lain sebagainya. Dengan melakukan kegiatan diskusi dan saling mengkritik diharapkan agar dalam mengajar akan menjadi lebih baik dan bahan materi ajar semakin kaya. Jika tempat berjauhan berdiskusi antar pendidik tidak perlu bertatap muka secara langsung karena internet dapat menghubungkan mereka.
4)   Internet digunakan sebagai alat berdiskusi dengan anak didik.
Sekarang ini banyak anak didik yang pintar dan cerdas, mereka dapat diajak untuk berdiskusi membahas masalah dan memecahkan masalah. Untuk ajang berdiskusi itu tidak perlu anak didik bertemu secara langsung dengan pendidik, namun dengan berbagai fitur yang disediakan oleh internet tanpa harus bertatap muka diskusi itu bisa terjadi bahkan bisa lebih menyenangkan dan menantang.
5)   Internet dimanfaatkan oleh pendidik agar anak didik mengumpulkan tugas melalui fitur email.
Dengan adanya internet inovasi baru tentang pengumpulan tugas juga muncul. Anak didik mengumpulkan tugas tanpa harus menemui pendidik yaitu dengan fitur email. Sehingga waktu, tenaga, dan materi dapat ditekan karena dengan internet tempat yang jauh bisa terasa begitu dekat.
b.    Manfaat internet bagi anak didik.
Sekarang ini anak didik tidak dapat dipisahkan dengan internet. Pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai mahasiswa saat ini sudah mengenal internet sehingga, banyak sekali manfaat yang diberikan oleh internet, antara lain:
1)   Pendidikan Dasar dan Menengah, internet digunakan mempengaruhi peningkatan motivasi, menguatkan pengajaran, meningkatkan lingkungan psikologi.
2)   Penggunanan internet dimaksudkan untuk merangsang dan memotivasi mahasiswa dalam mengembangkan intelektualnya sehingga dapat mengembangkan penelitian dan pengembangan ilmu baik teoretis maupun terapan.
3)   Tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar dapat dilakukan melalui Internet.
4)   Tanpa adanya Internet banyak tugas akhir dan tesis yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.
5)   Hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat digunakan bersama-sama sehingga mempercepat proses pengembangan ilmu dan teknologi.
6)   Kerjasama antar pakar dan juga dengan mahasiswa yang letaknya berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh untuk menemui seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini hal ini dapat dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email.
5.    Hal hal yang dapat dilakukan di dunia internet
Internet,siapa yang tidak kenal dengan istilah ini.internet merupakan kesingkatan dari ''interconnected-networking) adalah sistem global dari seluruh jaringan internet yang saling terhubung menggunakan standar internet protocol suite (TCP/IP)untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.rangkaian internet yang terbesar dinamakan internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini disebut internetworking.saat ini,internet selalu diakses oleh banyak pengguna di seluruh dunia yang ingin menjelajahi dunia dengan 1 alat.banyak juga orang di dunia yang hampir tergila gila dan ketagihan bermain komputer/laptop hanya untuk ber-internet.lewat internet,banyak hal yang dapat kita lakukan :
1.    Mencari informasi dan pengetahuan menggunakan sistem penjelajah internet
Di internet,kita semua dapat mengakses informasi informasi yang ingin kita cari menggunakan sistem penjelajah web,google.di google inilah semuanya berawal.mulai dari mencari informasi,pengetahuan,dll.kita tinggal menuliskan apa yang kita cari di kolom mesin pencari (keyword) google dan menekan ''penelusuran google'' yang ada di bawah kolom,kita telah dapat melihat apa yang kita cari tersebut walaupun sebenarnya harus menunggu proses bernama ''loading'' sebentar.dalam internet,kita semua dapat melihat pemandangan,berita,informasi,gambar gambar unik,dll yang mengangkut saat ini.
2.    Browsing(menjelajah web)
Selain mengakses informasi dan pengetahuan,kita juga bisa browsing di dalam internet.browsing adalah sebuah pencarian situs situs yang dibuat untuk internet.kita dapat melihat situs situs porno,dan bermanfaat dengan cara browsing.langkah langkah melakukan browsing itu sangat gampang,yaitu dengan cara:datang ke mozilla firefox,ketik alamat situs web yang mau dikunjungi di kolom paling atas layar,tekan enter.produk produk komputer yang bisa digunakan untuk browsing yaitu firefox,internet explorer,opera,dan masih banyak lagi.
3.    Download
Download adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses transfer berkas pemindahan data elektronik antara 2 komputer atau sistem serupa lainnya. Berkas berkas yang sering dilakukan para pengguna internet untuk men-download seperti jenis aplikasi,game,otoritas, dll.berkas berkas tersebut biasanya disediakan oleh iklan iklan dari internet itu sendiri untuk mencari perhatian pengguna internet.proses download juga tidak begitu lama,tergantung koneksi internet kita.dengan men-download,kita langsung dapat melihat dan mempunyai berkas itu sendiri tanpa harus ada orang lain.
4.    Menonton video,film,musik,trailer lewat You Tube
Kita juga dapat menonton berbagai macam video,trailer,musik,dan film lewat situs web bernama You Tube.berbagai macam video,musik,film,dan trailer dapat kita saksikan langsung di You Tube secara gratis. Terkadang setiap adegan videonya dipotong dengan loading sebentar dan begitupun seterusnya.tergantung,jika koneksi internet lambat/lemot,maka loadingnya akan lama di You Tube,kita mungkin harus menjadi penggunanya agar dapat menonton You Tube dengan gratisan.
5.    Berteman dengan pengguna lainnya menggunakan Facebook,Yahoo,dan Twitter
Selain menonton video di youtube, kita juga bisa berteman dengan pengguna internet lainnya menggunakan akun facebook,twitter,dan yahoo.sebelumnya,kita harus memiliki alamat e-mail dahulu sebelum membuat akun.facebook,twitter,dan yahoo merupakan sebuah jejaring sosial yang memang dirancang khusus untuk para pengguna internet yang butuh berteman. melalui facebook,kita dapat berteman,berkomunikasi,sampai bertemu dengan pengguna internet lainnya.melalui twitter,kita dapat berkomentar mengenai akun akun pengguna lainnya. Sedangkan melalui yahoo, kita dapat berteman, berkomunikasi, bertemu,saling bertukar cerita, dll dengan pengguna lainnya.



B.       Pengertian Pendidikan
a.    Pengertian pendidikan
Secara garis besar pengertian pendidikan dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:
1.    Pendidikan
2.    Teori umum pendidikan
3.    Ilmu pendidikan
          Pengertian yang pertama mengacu kepada pendidikan pada umumnya yaitu pendidikan yang dilakukan oleh masyarakat umum. Pendidikan seperti ini sudah ada semenjak manusia ada di muka bumi.(made Pidata, 2009:1-2)

b.   Tujuan pendidikan
       Pengertian menurut UU RI No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal1 ayat (1) Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara . Dalam  pembukaan UUD 1945 alinea ke-4, pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa. Sementara pada pasal 28 B ayat (1) mengamanatkan bahwa “Setiap orang berhak mengembangkan pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapatkan pendidikan dan mendapatkan manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya, demi kesejahteraan umat manusia” dan pasal 31 ayat (1) mengamanatkan bahwa “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”

C.      Dampak globalisasi terhadap dunia pendidikan di Indonesia
1.  Dampak Positif Globalisasi Terhadap Dunia Pendidikan Indonesia
a.         Pengajaran Interaktif Multimedia
Kemajuan teknologi akibat pesatnya arus globalisasi, merubah pola pengajaran pada dunia pendidikan. Pengajaran yang bersifat klasikal berubah menjadi pengajaran yang berbasis teknologi baru seperti internet dan computer. Apabila dulu, guru menulis dengan sebatang kapur, sesekali membuat gambar sederhana atau menggunakan suara-suara dan sarana sederhana lainnya untuk mengkomunikasikan pengetahuan dan informasi. Sekarang sudah ada computer. Sehingga tulisan, film, suara, music, gambar hidup, dapat digabungkan menjadi suatu proses komunikasi.  Para siswa membaca kembali hasil-hasil penelitian tentang belajar melalui stimulus kata, visual dan verbal menyimpulkan bahwa stimulus visual membuahkan hasil belajar yang lebih baik untuk tugas-tugas seperti mengingat, mengenali, mengingat kembali, dan menghubung-hubungkan fakta dengan konsep.
b.        Perubahan Corak Pendidikan
Mulai longgarnya kekuatan kontrol pendidikan oleh negara. Tuntutan untuk berkompetisi dan tekanan institusi global, seperti World Bank membuat dunia politik dan pembuat  kebijakan harus berkompromi untuk melakukan perubahan. Lahirnya UUD 1945 yang telah diamandemen, UU Sisdiknas, dan PP 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) setidaknya telah membawa perubahan paradigma pendidikan dari corak sentralistis menjadi desentralistis. Sekolah-sekolah atau satuan pendidikan berhak mengatur kurikulumnya sendiri yang dianggap sesuai dengan karakteristik sekolahnya.
c.         Kemudahan Dalam Mengakses Informasi
Dalam dunia pendidikan, teknologi hasil dari melambungnya globalisasi seperti internet dapat membantu siswa untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan serta sharing riset antarsiswa terutama dengan mereka yang berjauhan tempat tinggalnya.
d.        Pembelajaran Berorientasikan Kepada Siswa
Dahulu, kurikulum terutama didasarkan pada tingkat kemajuan sang guru. Tetapi sekarang, kurikulum didasarkan pada tingkat kemajuan siswa. KBK yang dicanangkan pemerintah tahun 2004 merupakan langkah awal pemerintah dalam mengikutsertakan secara aktif siswa terhadap pelajaran di kelas yang kemudian disusul dengan KTSP yang didasarkan pada tingkat satuan pendidikan.Di dalam kelas, siswa dituntut untuk aktif dalam proses belajar-mengajar.
Dahulu, hanya guru yang memegang otoritas kelas. Berpidato di depan kelas. Sedangkan siswa hanya mendengarkan dan mencatat. Tetapi sekarang siswa berhak mengungkapkan ide-idenya melalui presentasi. Disamping itu, siswa tidak hanya bisa menghafal tetapi juga mampu menemukan konsep-konsep, dan fakta sendiri.

2.    Dampak Negatif Globalisasi Terhadap Dunia Pendidikan Indonesia
a.         Komersialisasi Pendidikan
Era globalisasi mengancam kemurnian dalam pendidikan. Banyak didirikan sekolah-sekolah dengan tujuan utama sebagai media bisnis. Kemerosotan nilai-nilai luhur dalam pendidikan muncul adanya gelar dapat diperoleh dengan harga murah. Tanpa harus mengikuti proses belajar mengajar yang sesuai prosedur. Juga munculnya sekolah-sekolah swasta elit yang bersaing menawarkan terobosan-terobosan baru dalam dunia pendidikan yang kebanyakan hanya sebagai media bisnis. Karena mereka menyodorkan terobosan dalam dunia pendidikan dengan imbalan uang yang tak sedikit jumlahnya.
b.        Bahaya Dunia Maya
Dunia maya selain sebagai sarana untuk mengakses informasi dengan mudah juga dapat memberikan dampak negative bagi siswa. Terdapat pula, Aneka macam materi yang berpengaruh negative bertebaran diinternet. Misalnya: pornografi, kebencian, rasisme, kejahatan,kekerasan, dan sejenisnya. Berita yang bersifat pelecehan seperti
pelecehan seksual  mudah diakses oleh siapa pun, termasuk siswa. Barang-barang seperti alkhol, narkoba banyak ditawarkan melalui internet. Contohnya, diberitakan salah seorang siswi pergi meninggalkan sekolah demi menemui seorang lelaki yang dia kenal melalui situs pertemanan “facebook”. Hal ini sangat berbahaya pada proses belajar mengajar.
c.         Ketergantungan
Mesin-mesin penggerak globalisasi seperti computer dan internet dapat menyebabkan kecanduan pada diri siswa ataupun guru. Sehingga guru ataupun siswa terkesan tak bersemangat dalam proses belajar mengajar tanpa bantuan alat-alat tersebut.
Effect game dan chatting adalah “Effect Candu” yang bisa membuat penggunanya menjadi ketagihan dan ini yang sangat berbahaya bagi dunia pendidikan kita. Beberapa kejadian di Indonesia menunjukan ada kasus penipuan oleh teman chatting.
D.  Upaya dalam menyikapi dampak globalisasi internet
Globalisasi  menampakkan dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif dapat diterima untuk menambah daftar kekayaan dalam dunia pendidikan Indonesia. Dampak negative untuk menolak dan menghindarinya sangatlah tidak mungkin dilakukan, yang bisa dilakukan adalah mengeliminasi dan mereduksi dampak negative tersebut. Namun sayangnya penggunaan internet justru malah bergeser kepada hal-hal yang negatif dan ini harus menjadi perhatian seluruh komponen masyarakat. Karena bagaimanapun kita tetap membutuhkan internet sebagai sarana informasi dan komunikasi yang bersifat global, namun disisi lain kitapun juga harus siap untuk melakukan antisipasi untuk mengatasi dampak-dampak negatifnya.
Untuk menghadapi dampak negatif globalisasi terhadap dunia pendidikan Indonesia, diperlukan sikap tegas dari masyarakat pendidikan itu sendiri, yaitu:
1.    Memperkuat jati diri yang bersumber Pancasila
Pancasila selain sebagai landasan ideologi bangsa Indonesia, juga berperan sebagai filter.Pancasila sebagai jati diri perlu dioperasionalkan agar semua rakyat mampu berpikir, berkata dan berbuat Pancasilais .Pengaruh-pengaruh dari luar Indonesia perlu disaring, dikalasifikasikan kedalam dua golongan : Golongan pertama adalah golongan yang sesuai dengan watak dan kepribadian bangsa Indonesia. Golongan pertama ini merupakan golongan yang diterima dan dikembangkan, agar benar-benar sesuai dengan watak dan kepribadian bangsa Indonesia. Golongan kedua adalah golongan yang tidak sesuai dengan watak dan kepribadian bangsa Indonesia. Sehingga perlu ditindak lanjuti untuk mengurangi bahayanya bagi bangsa Indonesia.
2.    Menjadikan Pelajaran-Pelajaran Moral sebagai Pelajaran Wajib
Pelajarn-pelajaran yang menjurus pada pembekalan moral dan perbaikan akhlak (seperti Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) hendaklah dijadikan pelajaran wajib dalam penyusunan kurikulum. Sehingga siswa tidak hanya dituntut pandai dalam keilmuan atau spesialisasi dalam bidang-bidang tertentu tetapi juga memiliki moral dan akhlak yang baik yang tercermin pada setiap tingkah laku maupun ucapannya.
3.    Membuat pembatasan kepada media elektronik
Memaksimalkan kinerja lembaga sensor untuk tayangan media televisi. Karena beberapa dari media elektronik masih banyak beberapa tanyangan yang tidak menggunakan lembaga sensor untuk membatasi tayangan yang memang perlu adanya sensor dalam suatu adegan.
DAFTAR PUSTAKA
Prof. Dr. Made Pidarta, 2009, Landasan kependidikan, Jakarta, Rineka Cipta.

0 comments:

Post a comment